You are here

Berita

Berita

Ditampilkan dalam bagian ini adalah artikel berita dari berbagai media tentang Tinggalminta dan inisiatif untuk melawan Disfungsi Ereksi. Beberapa materi yang dipublikasikan juga merupakan hasil wawancara dengan ahli kami.

Website ini adalah inisiatif dari Pfizer Indonesia untuk orang dewasa dengan umur di atas 21 tahun. Segala informasi yang ada di dalam website ini tidak menggantikan kewajiban Anda untuk konsultasi ke dokter.
Disfungsi Ereksi : Penderita Masih Enggan Berkonsultasi

Media         :  Kompas

Edisi           :  20 Februari 2015

Spokesperson  :  Handoko Santoso - Medical Director Pfizer Indonesia; dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           : 

Menurut dokter spesialis andrologi Heru Oentoeng, disfungsi erekasi merupakan ketidakmampuan alat vital pria atau penis untuk mencapai dan mempertahankankondisi erekasi dalam huungan seksual secara memuaskan. Meski penting dalam mendukung keharmonisan hubungan dengan pasangan, 50 persen pria Indonesia kurang nyaman berkonsultasi langsung dengan dokter.

Adapun psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, disfungsi ereksi amat dipengaruhi kepercayaan diri pria dalam berhubungan intim. Masalah disfungsi ereksi pada pria tidak jarang menyebabkan depresi bagi kehidupan pribadi atau interpersonal. Oleh karena itu, komunkasi dengan pasangan sangat penting dalam pengobatan disfungsi ereksi. Direktur Medis Pfizer Indonesia Handoko Susanto mengatakan, pihaknya meluncurkan situs konsultasi DE yang dapat diakses secara gratis di www.tinggalminta.com. Situs itu khusus bagi orang dewasa atau telah berusia diatas 21 tahun yang ingin berkonsultasi mengenai kehidupan seksnya, yang akan ditanggapi dokter atau psikolog.

Percaya Diri Agar Hubungan Suami Istri Harmonis

Media :  Warta Kota

Edisi :  22 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           : 

Psikolog Seksual, Zoya Amirin mengatakan, semua suami selalu ingin memuaskan istrinya, namun terkadang suami mengalami disfungsi ereksi. "Umumnya, suami mengalami disfungsi ereksi akibat mengingat kegagalannya,' katanya dalam diskusi "Keras dalam Rumah Tangga itu Penting" yang digelar Pfizer, di Kuningan, Jakarta. Zoya menyatakan, agar suami dapat bekerja optimal, maka istri harus dapat meningkatkan kepercayaan dirinya, caranya mengajak suami komunikasi sebelum berhubungan. Spesialis Andrologi dan Seksologi dr heru H Oentoeng menjelaskan, penyabab disfungsi ereksi ada tiga yakni medis, fisik dan psikologis. Buat anda yang ingin tahu masalah dan solusi hubungan seksual klik saja www.tinggalminta.com

Cegah Lingkaran Setan Akibat DE

Media         :  Republika

Edisi           :  23 Februari 2015

Spokesperson  :  Handoko Santoso - Medical Director Pfizer Indonesia; dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           : 

Data Survei Decision Fuel (2014) oleh Pfizer menunjukkan, 59 persen responden pria di Indonesia kurang nyaman, bahkan tidak ingin berbicara dan berkonsultasi dengan dokter, mengenai DE. Psikolog Seksual, Zoya Amirin mengatakan, tidak perlu merasa malu dan menyimpan masalah sendiri ketika mengalami kegagalan dalam berhubungan seksual akibat DE. Spesialis Andrologi dan Seksiologi dr Heru H Oentoeng mengatakan, kondisi DE sering kali tidak diperhatikan penderitanya dan baru terdiagnosis setelah berkonsultasi ke dokter. Umumnya, pria tidak sadar  jika mengalami DE. Medical Director Pfizer Indonesia Handoko Santoso mengatakan, Pfizer meluncurkan  website resmi www.tinggalminta.com untuk memberikan edukasi tentang disfungsi ereksi.

Kerena 'Si Anu' Tidur Melulu

Media         :  Koran Tempo

Edisi           :  23 Februari 2015

Spokesperson  :  Zoya Amirin - Psikolog Seksual & dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Sebagian besar laki-laki Indonesia enggan ke dokter untuk menangani DE. Mereka memilih jalan keluar lewat informasi di internet. Menurut Psikolog, Zoya Amirin,  gangguan dalam hubungan suami-istri secara tidak langsung mempengaruhi sikap dan perilaku manusia. Banyak pasangan yang tidak nyaman berbicara tentang hubungan intim. Survei yang dilakukan Pfizer (2013) mendapati 59 persen pria Indonesia enggan ke dokter jika ada masalah seksual, termasuk DE. Heru H Oentoeng, dokter Spesialis Andrologi  mengatakan, " Gangguan DE masih dianggap tabu untuk dibicaraka, sehingga banyak yang mencari informasi di Internet." Heru melanjutkan, "banyak informasi DE yang tidak akurat di internet, seharusnya penderita DE bersama pasangannya datang ke dokter atau psikolog. Zoya dan Heru mengatakan, DE merupakan penyakit. mereka menyarankan agar penderitanya segera berobat ke dokter.

Edukasi DE, Luncurkan Website

Media         :  Indopos

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  Handoko Santoso - Medical Director Pfizer Indonesia; dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           : 

Perusahaan farmasi PT Pfizer Indonesia meluncurkan website tinggalminta.com, yang merupakan kampanye edukasi Pfizer soal DE. Medical Director Pfizer Indonesia Handoko Santoso mengatakan, "melalui website ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan masalah kesehatan seksual dengan menyediakan solusi informasi yang komprehensif khususnya masalah DE." Dokter Spesialis Andrologi Heru H. oentoeng mengatakan, "Kondisi DE sering kali tidak diperhatikan oleh penderita dan baru terdiagnosa setelah konsultasi ke dokter". Psikolog Seksual Zoya Amirin mengatakan, "Kesehatan seksual penting diperhatikan karenamempengaruhi keharmonisan rumah tangga."

Tinggalminta.com Solusi Informasi Komprehensif Tentang Disfungsi Ereksi

Media         :  sindotrijaya.com

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  Handoko Santoso - Medical Director Pfizer Indonesia; dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

Summary           : 

 

Sebagai upaya edukasi terkait masalah disfungsi ereksi (DE), PT Pfizer Indonesia (Pfizer), perusahaan farmasi dengan produk-produk berbasis riset, meluncurkan website tinggalminta.com. Melalui website tersebut, Pfizer ingin mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan masalah kesehatan seksual dengan menyediakan solusi informasi yang komprehensif khususnya tentang disfungsi ereksi. Medical Director Pfizer Indonesia, Handoko Santoso, mengatakan, “Pfizer berupaya untuk menyediakan sumber informasi yang akurat dan menyeluruh mengenai solusi masalah DE melalui website tinggalminta.com. Melalui website ini kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa disfungsi ereksi merupakan hal yang umum dan bukanlah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan. Segala informasi yang ada di website merupakan informasi awal yang dibutuhkan bagi penderita DE sebelum berkonsultasi langsung kepada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.” Dokter Spesialis Andrologi, dr. Heru H. Oentoeng, menjelaskan, penderita DE biasanya merasa malu untuk memeriksakan kondisinya ke dokter, karena disfungsi ereksi masih dianggap sebagai hal tabu untuk dibicarakan. "Periksakan kesehatan secara berkala, jika terjadi disfungsi ereksi, segera berkonsultasi kepada dokter,” jelas dr. Oentoeng. Psikolog Seksual, Zoya Amirin mengatakan, kesehatan seksual penting untuk diperhatikan karena bisa mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. Pentingnya memahami tingkat kepuasan seksual masing-masing pasangan ini mengingat kepuasan seksual dapat mempengaruhi kualitas hidup dimana kondisi fisik dan non fisik (psikis) yang mendukung aktifitas sehari-hari.

 

http://www.sindotrijaya.com/news/detail/8506/tinggalminta.com-solusi-informasi-komprehensif-tentang-disfungsi-ereksi#.VQtjkizNmgM

Begini Cara Kerja Obat Kuat yang Asli

Media         :  liputan6.com 

Edisi           :  19 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Menurut spesialis Andrologi dan Seksologi dr. Heru H. Oentoeng, M. Repro, Sp. And, FIAS, FECSM obat kuat atau phosphodiesterase tipe 5 inhibitor (PDE5 inhibitor) berfungsi bagi penderita disfungsi ereksi. Cara kerjanya obat dengan memperlebar pembuluh darah yang mengalir ke penis sehingga penis menjadi keras. Heru menerangkan, seperti hipertensi, disfungsi ereksi terjadi karena ada gangguan pembuluh darah. "Karena kontraksi, kelenturan pembuluh darah menurun karena penumpukan lemak. Hal ini mengakibatkan aliran darah ke penis tidak optimal, sehingga obat hipertensi juga bisa meyebabkan gangguan disfungsi ereksi. Sebaliknya, obat kuat juga bisa menyebabkan hipertensi,"jelasnya. Jadi apa yang harus dilakukan?Heru menambahkan, Anda tidak perlu khawatir sebab tidak semua obat menyebabkan hipertensi atau disfungsi ereksi sehingga intervensi seperti perbaikan lifestyle bisa dilakukan pasien.

 

http://health.liputan6.com/read/2177748/begini-cara-kerja-obat-kuat-yang-asli

Kapan dan Apa Efek Minum Obat 'Kuat'?

Media         :  liputan6.com 

Edisi           :  19 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           :  Spesialis Andrologi dan Seksologi dr. Heru H. Oentoeng, M. Repro, Sp. And, FIAS, FECSM mengatakan bahwa, obat kejantanan pria tidak akan bekerja optimal jika tidak ada rangsangan seksual. "Jika Anda minum obat terus menyetir ke Bandung selama 4 jam dan terkena macet, maka nggak akan ereksi. Kalau ada rangsangan seksual baru ereksi," jelasnya. "Efek obat sesaat, dia punya mekanisme dalam jangka waktu 4-6 jam, setelah itu efeknya menurun. Yang terpenting menurut saya, memperbaiki faktor risiko agar harapannya tidak perlu pakai obat. Jadi tanpa obat dia bisa bekerja secara alamiah. Hindari rokok, minuman beralkohol dan olahraga," tukasnya.

 

http://health.liputan6.com/read/2177710/kapan-dan-apa-efek-minum-obat-kuat

Banyak Pria Indonesia Alami Disfungsi Ereksi Ringan

Media         :  liputan6.com   

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Spesialis Andrologi dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk Dr. Heru H. Oentoeng, SpAnd saat temu media Pfizer di Kuningan City, Jakarta, (17/2) mengatakan, "Sebagian besar pria tidak sadar jika mengalami disfungsi ereksi, mungkin karena pria Indonesia mengalami tingkatan yang ringan atau tingkat ke-3 dimana penis bisa berfungsi namun tidak mampu bekerja optimal," katanya.

Heru menerangkan, pemeriksaan diagnosa disfungsi ereksi tidaklah rumit. Pasien yang datang berkonsultasi hanya akan diberikan lembar pertanyaan yang harus dijawab untuk mengetahui fungsi ereksinya. Setalah itu, akan keluar level 'kekerasan' berdasarkan International Index of Erectile Function (IIEF). "Fungsi dari daftar pertanyaan ini adalah untuk emngetahui jenis ereksi yang dialami, apakah masih normal atau sudah mengalami gangguan disfungsi ereksi tingkat ringan, sedang atau berat," jelasnya.

 

http://health.liputan6.com/read/2177397/banyak-pria-indonesia-alami-disfungsi-ereksi-ringan

Kurang "Pede" Juga Bisa Bikin Pria Impotensi

Media         :  Kompas.com    

Edisi           :  20 Februari 2015

Spokesperson  :  Handoko Santoso - Medical Director Pfizer Indonesia; dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           :  Banyak faktor yang menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi. Selain dari segi fisik, disfungsi ereksi ternyata juga bisa dipengaruhi oleh kondisi psikologis pria. Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, sering kali disfungsi ereksi disebabkan ketika pria merasa tak percaya diri. “Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh rasa tidak percaya diri seorang pria. Sering kali yang bikin gagal ereksi itu karena pikirannya sendiri,” terang Zoya dalam acara peluncuran website tinggalminta.com di Jakarta. Dokter spesialis andrologi Heru H Oentoeng menjelaskan, disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan alat vital pria atau penis untuk mencapai atau mempertahankan kondisi ereksi saat melakukan hubungan seksual. Pria juga tak perlu malu untuk konsultasi masalah disfungsi ereksi kepada orang yang berkompeten. “Kondisi disfungsi ereksi seringkali tidak diperhatikan oleh penderitanya dan baru terdiagnosa setelah konsultasi ke dokter,” kata Heru.

 

http://health.kompas.com/read/2015/02/20/111258923/Kurang.Pede.Juga.Bisa.Bikin.Pria.Impotensi

Banyak Pria Tak Sadar Terkena Impotensi Ringan

Media         :  dokterdigital.com  

Edisi           :  20 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

Summary           : 

Data survei Decision Fuel (2013) oleh Pfizer menunjukan bahwa 59% responden pria di Indonesia kurang nyaman bahkan tidak mau berbicara dan berkonsultasi dengan dokter. Menurut dokter spesialis androlog dr. Heru H. Oentoeng, M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM, seseorang dikatakan mengalami impotensi apabila penis tidak mencapai dan mempertahankan kondisi ereksi untuk melakukan hubungan seksual secara memuaskan.Heru menambahkan, kondisi ini sering kali tidak diperhatikan oleh penderitanya dan baru terdiagnosis setelah berkonsultasi ke dokter mengenai masalah kesehatan yang dialaminya. “Periksakan kesehatan secara berkala, jika terjadi disfungsi ereksi, segera berkonsultasi kepada dokter,” saran Heru dalam diskusi media terkait disfungsi ereksi yang diselenggarakan Pfizer Indonesia.

 

http://www.dokterdigital.com/id/news/1864_banyak-pria-tak-sadar-terkena-impotensi-ringan.html

Mau Tahu Soal Disfungsi Ereksi? Ada Informasi Akurat di Situs Ini

Media         :  Tribunnews.com 

Edisi           :  20 Februari 2015

Spokesperson  :  Handoko Santoso - Medical Director Pfizer Indonesia 

 

Summary           : 

Perkembangan teknologi di era masyarakat informasi seperti sekarang ini membuat setiap orang dengan mudahnya bisa mendapatkan informasi melalui internet.

Sayangnya tidak semua informasi bisa memberikan penjelasan dengan benar karena bukan dari pakarnya. Kondisi ini mendorong Pfizer, sebuah perusahaan farmasi berbasis riset menghadirkan website tinggalminta.com yang berisi seputar gangguan disfungsi ereksi (DE). Handoko Santoso, Medical Director Pfizer Indonesia mengatakan cukup banyak informasi yang tidak akurat mengenai DE diperoleh masyarakat melalui internet dan menyebabkan salah persepsi. Melalui website ini pihaknya ingin mengedukasi masyarakat bahwa disfungsi ereksi merupakan hal yang umum dan bukanlah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan. "Segala informasi yang ada di website merupakan informasi awal yang dibutuhkan bagi penderita DE sebelum berkonsultasi langsung kepada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat,” katanya.

 

http://www.tribunnews.com/kesehatan/2015/02/20/mau-tahu-soal-disfungsi-ereksi-ada-informasi-akurat-di-situs-ini

Penyebab Impotensi, dari Faktor Usia sampai Hormonal

Media         :  Kompas.com 

Edisi           :  20 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           : 

Dokter spesialis andrologi Heru Oentoeng menjelaskan, disfungsi ereksi terjadi ketika aliran darah ke penis tidak maksimal. Banyak faktor penyebab disfungsi ereksi baik dari segi kesehatan fisik maupun psikologis. "Selain karena bertambahnya usia, paling banyak karena masalah hormonal," terang Heru dalam acara peluncuran situs www.tinggalminta.com di Jakarta. Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, sering kali ketidakpercayaan diri seorang pria akhirnya membuatnya mengalami disfungsi ereksi. Dampak disfungsi ereksi ini menurut Zoya, tak jarang menyebabkan pria menjadi stres maupun depresi. “Kesehatan seksual penting untuk diperhatikan karena bisa memengaruhi keharmonisan rumah tangga. Penting juga memahami tingkat kepuasan seksual masing-masing pasangan, karena kepuasan seksual dapat memengaruhi kualitas hidup dalam aktifitas sehari-hari,” terang Zoya.

 

http://health.kompas.com/read/2015/02/20/192000423/Penyebab.Impotensi.dari.Faktor.Usia.sampai.Hormonal

Obat Kuat Tidak Bekerja Tanpa Rangsangan

Media         :  okezone.com 

Edisi           :  21 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

PDE5-inhibitor seperti sildenafil atau merek obat Viagra adalah jenis obat yang diklaim dapat mempertahankan ereksi, yang kemudian disebut obat kuat. Menurut spesialis Andrologi, dr Heru H Oentoeng, M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM., obat ini hanya akan bekerja optimal bila pria tetap mendapat rangsangan seksual. Obat kuat bekerja untuk membantu memperlebar pembuluh darah pada Mr P. Ia mengingatkan bahwa obat jenis ini, yang secara legal hanya bisa diresepkan dokter ahli, hanya boleh diminum saat ingin berhubungan seks saja. Dr Heru juga menyampaikan bahwa obat kuat tidak terlalu dibutuhkan bila pria tidak benar-benar mengalami disfungsi ereksi, yang dapat dipengaruhi banyak faktor.

 

http://lifestyle.okezone.com/read/2015/02/20/481/1108484/obat-kuat-tidak-bekerja-tanpa-rangsangan

Ketahui Berapa Derajat Kekerasan Ereksi Anda

Media         :  okezone.com 

Edisi           :  19 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Derajat kekerasan ereksi yang lemah dapat disebut sebagai gangguan disfungsi ereksi. Menurut dr Heru H Oentoeng, M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM., ini adalah masalah umum pria yang tidak banyak dibicarakan. Salah satu penyebab terbesar karena kurangnya informasi dan ketidakpercayadirian pria untuk mengonsultasikan masalah ini ke orang yang tepat. “Sebagian pria Indonesia tidak sadar mengalami disfungsi ereksi, sebab sebagian besar pria Indonesia mengalami DE ringan atau tingkat tiga di mana Mr P bisa berfungsi namun tidak mampu bekerja optimal,” tutur dokter spesialis andrologi ini, belum lama ini di acara peluncuran situs www.tinggalminta.com, solusi informasi komprehensif tentang disfungsi ereksi, oleh Pfizer, di Jakarta.

 

http://lifestyle.okezone.com/read/2015/02/18/481/1107736/ketahui-berapa-derajat-kekerasan-ereksi-anda

Ini Penentu Kepuasan Aktivitas Bercinta

Media         :  okezone.com 

Edisi           :  21 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Kekerasan Mr P lebih menentukan kepuasan aktivitas bercinta dengan pasangan dibanding posisi seks apalagi bentuk Mr P. “Posisi tidak selalu menentukan prestasi. Karena sebagus apapun posisi seks yang dicoba kalau tidak keras tidak akan bagus hasilnya,” ujar dr Heru H Oentoeng, M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM., Spesialis Andrologi dari Siloam Hospital, di Jakarta belum lama ini. Masih banyak pria yang mengalami disfungsi ereksi, atau ketidakmampuan ereksi secara maksimal. Banyak faktor yang menyebabkan disfungsi ereksi, penyakit tertentu pada fisik pria atau bahkan ketidakpercayaan diri. Ketidakpercayaan diri salah satunya bisa karena malu pada bentuk Mr P.

 

http://lifestyle.okezone.com/read/2015/02/20/481/1108480/ini-penentu-kepuasan-aktivitas-bercinta

Ini Penyebab Pria Tak Mampu Puaskan Pasangannya Di Ranjang

Media         :  Bisnis.com 

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Dokter spesialis andrologi Heru H. Oentoeng mengungkapkan masalah disfungsi ereksi pada laki-laki berperluang sembuh, jika segera diketahui penyebabnya. "Disfungsi ereksi bisa disembuhkan, asal diketahui penyebabnya, faktor fisik ataukah psikologis," ujar Heru H. Oentoeng di Jakarta. Menurut dia, beberapa faktor fisik yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau yang lebih dikenal dengan istilah impoten, di antaranya, terganggunya pembuluh darah, sehingga aliran darah ke penis pun terganggu. "Periksakan kesehatan secara berkala, jika terjadi disfungsi ereksi, segera berkonsultasi kepada dokter," tambahnya.

 

http://lifestyle.bisnis.com/read/20150218/106/403995/faktor-faktor-ini-bikin-pria-disfungsi-ereksi

Doyan Bergosip Tanda Kehidupan Seksual Bermasalah

Media         :  Bisnis.com 

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Masalah dalam hubungan seksual bisa mengganggu keseimbangan hidup pasangan suami isteri 60 hingga 70 persen, menurut psikolog untuk urusan seksual, Zoya Amirin. "Masalah disfungsi ereksi yang dialami pria tidak jarang menyebabkan depresi dan menyebabkan stres baik pribadi yang mengalami maupun dalam hubungan interpersonal," katanya.  Menurut dia, beberapa perilaku misalnya sering menganggu orang lain dengan cara menggoda atau bergosip biasanya menandakan kehidupan seksual orang itu tidak bekerja. "Demen gangguin orang, ngerumpi, itu biasanya bisa jadi tanda kehidupan seksualnya enggak bekerja," kata Zoya.

 

http://lifestyle.bisnis.com/read/20150218/106/403996/doyan-bergosip-tanda-kehidupan-seksual-bermasalah

Disfungsi Ereksi Tak Hanya Ganggu Fisik Tapi Psikis Juga

Media        :   Liputan6.com  

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :   Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           :  

Disfungsi Ereksi atau ketidakmampuan penis untuk ereksi maksimal biasanya bukan hanya mengganggu kondisi fisik melainkan juga psikis pasangan. Seperti disampaikan psikolog seksual Zoya Amirin bahwa masalah disfungsi ereksi ini bahkan tidak jarang menyebabkan depresi dan stres, baik secara pribadi mapupun dalam hubungan interpersonal. "Secara psikologis, diagnosa gangguan seksual pada pria sulit ditemukan. Tapi kalau perempuan mudah. Kita hanya melihat apakah suaminya memiliki gangguan atau tidak. Sebab perempuan akan mengalami gangguan seksual bila suami tidak perform. Itulah dalam pernikahan, ketika wanita tidak bahagia dia akan gosip dan sebagainya," kata Zoya di sela-sela acara Pfizer, di Jakarta.

 

http://health.liputan6.com/read/2177383/disfungsi-ereksi-tak-hanya-ganggu-fisik-tapi-psikis-juga

Perasaan Tak Pede Juga Bisa Bikin Pria Impotensi

Media         :  palembang.tribunnews.com 

Edisi           :  21 Februari 2015

Spokesperson  :  Zoya Amirin - Psikolog Seksual 

 

Summary           : 

Banyak faktor yang menyebabkan pria mengalami disfungsi ereksi. Selain dari segi fisik, disfungsi ereksi ternyata juga bisa dipengaruhi oleh kondisi psikologis pria. Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, sering kali disfungsi ereksi disebabkan ketika pria merasa tak percaya diri. “Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh rasa tidak percaya diri seorang pria. Sering kali yang bikin gagal ereksi itu karena pikirannya sendiri,” terang Zoya dalam acara peluncuran website tinggalminta.com di Jakarta. Dokter spesialis andrologi Heru H Oentoeng menjelaskan, disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan alat vital pria atau penis untuk mencapai atau mempertahankan kondisi ereksi saat melakukan hubungan seksual. Pria juga tak perlu malu untuk konsultasi masalah disfungsi ereksi kepada orang yang berkompeten. “Kondisi disfungsi ereksi seringkali tidak diperhatikan oleh penderitanya dan baru terdiagnosa setelah konsultasi ke dokter,” kata Heru.

 

 

http://palembang.tribunnews.com/2015/02/21/perasaan-tak-pede-juga-bisa-bikin-pria-impotensi

Pria Itu, Sekali Gagal Bercinta Pasti Jadi Tak Percaya Diri

Media         :  Liputan6.com  

Edisi           :  18 Februari 2015 

Spokesperson  :  Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary         :  

Dari 10 kali bercinta, ketika seorang pria satu kali gagal bercinta, dia akan mengingatnya dan akan merasa tidak percaya diri. Dan setiap kegagalan yang dialaminya akan membuatnya merasa bukan laki-laki sejati. Begitu disampaikan Psikolog Seksual Zoya Amirin saat Pfizer meluncurkan website tinggalminta.com di bilangan Kuningan, Jakarta. "Istri menginginkan kekerasan pria. Bukan kekerasan rumah tangga, tapi ereksi. Ketika istri puas dia akan merasa cantik, seksi dan sebagainya. Tapi kalau nggak, perempuan menderita. Selain itu pria tumbuh dengan dengan konsep harus menguasai performa seksual, kalau nggak akan dianggap bukan laki-laki sejati," kata Zoya.

 

http://health.liputan6.com/read/2177388/pria-itu-sekali-gagal-bercinta-pasti-jadi-tak-percaya-diri

Tak Perlu Malu Konsultasi Soal Disfungsi Ereksi

Media         :  Republika.co.id     

Edisi           :  20 Februari 2015

Spokesperson  :  Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary         :  

Berbicara mengenai Disfungsi Ereksi (DE), umumnya penderita DE merasa malu untuk memeriksakan kondisinya ke dokter. Disfungsi Ereksi masih dianggap hal yang tabu untuk diperbincangkan. Data survei Decision Fuel (2013) oleh Pfizer menunjukkan, 59 persen responden pria di Indonesia kurang nyaman bahkan tidak ingin berbicara dan berkonsultasi dengan dokter. Psikolog Seksual, Zoya Amirin, mengatakan tidak perlu merasa malu dan menyimpan masalah sendiri ketika mengalami kegagalan dalam berhubungan seksual akibat DE. Tidak sedikit, penderita DE menyimpan masalahnya sendiri dan akhirnya mencari informasi dari sumber yang tidak terpercaya. Akibatnya, masalah DE tidak bisa diatasi dan menjadi lingkaran setan bagi penderitanya. Sebaiknya, jika mengalami DE segara datang untuk berkonsultasi ke dokter. Disfungsi ereksi bukanlah vonis terakhir bagi pria, karena ada solusi yang dapat membantu mengatasi gangguan tersebut. Hal itu tentunya dengan diagnosis dan penanganan yang tepat. 

 

http://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/15/02/20/nk24v0-tak-perlu-malu-konsultasi-soal-disfungsi-ereksi

Suami Disfungsi Ereksi, Ini yang Perlu Dilakukan Istri

Media         :  dokterdigital.com   

Edisi           :  20 Februari 2015

Spokesperson  :  Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           : 

Rasa takut tidak bisa memuaskan pasangan, atau merasa minder dengan ukuran alat vital seringkali menjadi penyebab ketidakmampuan pria untuk ereksi. Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, bukan hanya masalah fisik dan hormon, disfungsi ereksi juga sangat dipengaruhi oleh faktor psikologis. “Pria juga biasanya lebih sering mengingat kegagalannya saat melakukan hubungan seksual, dan itu bisa memengaruhi kepercayaan dirinya," ujar Zoya dalam diskusi media mengenai disfungsi ereksi yang diselenggarakan Pfizer Indonesia di Jakarta. "Pria yang mengalami disfungsi ereksi bisa menurun kualitas hidupnya. Kehidupan rumah tangganya juga menjadi tidak bahagia, bahkan tidak jarang menyebabkan depresi," ujar Zoya. “Komunikasi dengan pasangan penting dilakukan dalam pengobatan disfungsi ereksi. Istri harus mampu mengomunikasikan kepada suaminya jika merasa ada masalah ketidakpuasan seksual karena ereksi yang tidak optimal. Dan, suami harus mau menerimanya, agar segera konsultasi ke dokter dan dilakukan terapi sehingga tak semakin parah,” saran Zoya.

 

http://www.dokterdigital.com/id/news/1865_suami-disfungsi-ereksi-ini-yang-perlu-dilakukan-istri.html

Menangani Disfungsi Ereksi

Media         :  Koran Sindo

Edisi           :  23 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual

Summary           : 

Disfungsi ereksi bukanlah vonis terakhir bagi para pria karena ada solusi-solusi yang dapat memabantu mengatasi gangguan tersebut, tentunya dengan diagnosis dan penanganan yang tepat. Dokter Spesialis Andrologi dr Heru H Oentoeng mengatakan, ada beberapa cara yang bisa menyembuhakn DE, pertama berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter dan itu cara yang paling ideal. Dokter dapat mendiagnosa dan mengevaluasi penyebab DE sehingga dapat diketahui dengan jelas penyebabnya dan pengobatan yang tepat. Psikolog Seksual, Zoya Amirin mengatakan, kesehatan seksual penting untuk diperhatikan karena bisa mempengaruhi keharmonisan rumah tangga. "Komunikasi dengan pasangan penting dilakukan dalam pengobatan DE, lebih efektif jika berdua," kata Zoya.

Pentingnya Atasi Disfungsi Ereksi demi Keharmonisan Rumah Tangga

Media         :  Okezone.com 

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual   

 

Summary           : 

Ketidakharmonisan rumah tangga bisa disebabkan oleh banyak hal. Faktanya, penyebab terbesar ketidakharmonisan rumah tangga adalah disfungsi ereksi.

Zoya Amirin, Psikolog Seksual mengatakan, "kehidupan seksual bisa kalau selalu memuaskan dapat membuat hubungan pasutri (pasangan suami istri-red) terus tenang-tenang saja. Kalau tidak, efeknya akan berimbas pada gangguan psikologis seperti mudah marah, sering bergosip di kantor, mengganggu orang lain dan menjadi tidak kooperatif," jelas Zoya Amirin dalam diskusi 'Keras' dalam Rumah tangga itu Penting di Exodus, Kuningan City, Jakarta Selatan. Menurut dr Heru H Oentoeng, M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM, spesialis andrologi menyatakan, bahwa disfungsi ereksi adalah kondisi di mana terdapat ketidakmampuan Mr P untuk mencapai, mempertahankan ereksi maksimal untuk memuaskan pasangannya.

 

http://lifestyle.okezone.com/read/2015/02/17/196/1107199/pentingnya-atasi-disfungsi-ereksi-demi-keharmonisan-rumah-tangga

Pria Indonesia Masih Malu Konsultasi Masalah Seks ke Ahli

Media         :  Metrotvnews.com

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual 

 

Summary           : 

Data survei Decision fuel Pfizer Indonesia (2013) menunjukan, 59 persen responden pria lebih memilih mencari informasi mengenai DE lewat internet. Rata-rata dari mereka merasa kurang nyaman, bahkan tidak mau berkonsultasi dengan dokter karena malu. "Banyak informasi di Internet yang tidak akurat. Akibatnya, masyarakat banyak yang salah persepsi sehingga penanganannya tidak tepat, fatal pula akibatnya," jelas spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam, dr. Heru H. Oentoeng, M. Repro, Sp. And, FIAS, FECSM dalam edukasi kesehatan di kawasan Kuningan. Kondisi DE seringkali tidak diperhatikan oleh penderitanya, dan seringkali tidak disadari oleh pria. Hal inilah yang kerap memicu masalah dalam rumah tangga. Hal ini, dibenarkan oleh psikolog seksual, Zoya Amirin.

 

http://rona.metrotvnews.com/read/2015/02/17/359520/pria-indonesia-masih-malu-konsultasi-masalah-seks-ke-ahli

Ketahui Penyebab Disfungsi Ereksi

Media         :  Metrotvnews.com

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual 

 

Summary           : 

Disfungsi ereksi (DE) menjadi problem seks yang kerap terjadi pada pria. Masalah inilah yang seringkali menganggu keharmonisan rumah tangga. Ditinjau dari segi psikologis, DE terjadi lantaran kurangnya rasa percaya diri pada pria. Hal itu, dijabarkan oleh psikolog seksual Zoya Amirin. Pakar Andrologi, dr. Heru H. Oentoeng, M. Repro, Sp. And, FIAS, FECSM juga menambahkan, bila disfungsi ereksi juga bisa disebabkan karena faktor fisik. "Faktor fisik yang dimaksud, misalnya berkaitan dengan pembuluh darah. Kalau pembuluh darahnya tersumbat, otomatis aliran darah ke arah organ vital jadi tidak maksimal. 

 

http://rona.metrotvnews.com/read/2015/02/17/359502/ketahui-penyebab-disfungsi-ereksi

Masalah Psikologis, Penyebab Utama Disfungsi Ereksi

Media         :  beritasatu.com   

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual 

 

Summary           : 

Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, rasa takut tidak bisa memuaskan pasangan, atau merasa minder dengan ukuran alat vital seringkali menjadi penyebab ketidakmampuan pria untuk ereksi. "Bukan hanya masalah fisik dan hormon, disfungsi ereksi juga sangat dipengaruhi oleh faktor psikologis. Pria juga biasanya lebih sering mengingat kegagalannya saat melakukan hubungan seksual, dan itu bisa memengaruhi kepercayaan dirinya," terang Zoya Amirin di Jakarta, Selasa (17/2).

 

http://www.beritasatu.com/kesehatan/249922-masalah-psikologis-penyebab-utama-disfungsi-ereksi.html

Disfungsi Ereksi Bisa Jadi Tanda Adanya Penyakit Kronis

Media         :  beritasatu.com   

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual 

 

Summary           : 

Dokter Spesialis Andrologi dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Heru H. Oentoeng menjelaskan, disfungsi ereksi terjadi ketika tidak ada cukup aliran darah ke penis. Hal ini terjadi karena adanya gangguan di pembuluh darah. "Disfungsi ereksi bisa menjadi tanda adanya penyakit kronis seperti kanker prostat, tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, jantung, dan obesitas. Penyakit-penyakit inilah yang membuat aliran darah ke alat vital terhambat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi," kata Heru Oentoeng di peluncuran situs www.tinggalminta.com di Jakarta, Selasa (17/2).

 

http://www.beritasatu.com/kesehatan/249978-disfungsi-ereksi-bisa-jadi-tanda-adanya-penyakit-kronis.html

Kenali Gejala Awal Masalah Disfungsi Ereksi

Media         :  beritasatu.com   

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual 

 

Summary           : 

Dokter Spesialis Andrologi dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Heru H. Oentoeng menjelaskan, ereksi pagi bisa timbul karena adanya tekanan air seni ke pembuluh darah balik (vena), atau kantung urine yang penuh. Sebagian ahli juga mengatakan ereksi pagi terjadi karena selama dalam fase tidur ada peningkatkan hormon testosteron, serta adanya pelepasan nitrat oksida yang membuat otot-otot menjadi lebih rileks. "Umumnya, pria memang mengalami ereksi spontan di pagi hari. Tetapi bila sesekali tidak ereksi di pagi hari, itu tidak selalu menandakan terjadinya disfungsi ereksi," kata Heru Oentoeng di peluncuran situs www.tinggalminta.com di Jakarta, Selasa (17/2). "Kalau ereksi pagi mulai menurun, sebaiknya segera lakukan evaluasi. Cek kondisi hormonalnya seperti apa karena itu bisa memengaruhi terjadinya disfungsi ereksi," terangnya.

 

http://www.beritasatu.com/kesehatan/249998-kenali-gejala-awal-masalah-disfungsi-ereksi.html

Solusi Jitu Atasi Disfungsi Ereksi Pria

Media         :  viva.co.id   

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi & Zoya Amirin - Psikolog Seksual 

 

Summary           : 

Buat pria yang mengalami hal ini, jangan malu berkonsultasi ke dokter. Dari sisi medis, disfungsi ereksi adalah ketidak mampuan seorang pria untuk mencapai dan memertahankan ereksi. Gangguan ini, bisa berdampak pada ketidakpuasan yang dirasakan wanita terhadap sang pria pujaan. Secara fisik, gangguan ini biasanya terjadi karena penyumbatan pembuluh darah, gangguan syaraf, serta kelainan hormon pria. Sedangkan dari faktor psikologis, gangguan ini bisa disebabkan kurangnya rasa percaya diri pria, saat melakukan hubungan intim dengan pasangan.

"Sebagian besar pria yang mengalami gangguan disfungsi ereksi, diawali dengan rasa malu dan sungkan untuk mengonsultasikan kehidupan seksualnya dengan dokter atau konsultan seks," ujar Zoya Amirin, psikolog seks, ditemui di sela-sela peluncuran situs web Tinggalminta, di Jakarta, 17 Februari 2015. Gangguan ini sebenarnya bisa disembuhkan, asal diketahui penyebabnya. "Untuk menyembuhkan gangguan ini, kami akan meneliti terlebih dahulu, tentang penyebab gangguan secara fisik dan psikologis, baru setelah itu ditangani sesuai gejala dan penyebab," menurut dokter Heru H Oentoeng, M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM. 

 

http://life.viva.co.id/news/read/591227-solusi-jitu-atasi-disfungsi-ereksi-pria

Penderita Disfungsi Ereksi Tak Perlu Malu Periksa ke Dokter

Media         :  tribunnews.com  

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Data survei Decision Fuel (2013) oleh Pfizer menunjukkan bahwa 59 persen responden pria di Indonesia kurang nyaman bahkan tidak mau berbicara dan berkonsultasi dengan dokter. dr Heru H Oentoeng, M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM - Dokter Spesialis Andrologi mengatakan, kondisi DE sering kali tidak diperhatikan oleh penderitanya dan baru terdiagnosa setelah berkonsultasi ke dokter mengenai masalah kesehatan yang dialaminya. "Sebagian besar pria tidak sadar jika mengalami DE, karena mengalami DE ringan atau tingkat ke 3 dimana penis bisa berfungsi namun tidak mampu bekerja optimal," katanya saat peluncuran website tinggalminta.com di Jakarta, Selasa (17/2/2015).

 

http://www.tribunnews.com/kesehatan/2015/02/18/penderita-disfungsi-ereksi-tak-perlu-malu-periksa-ke-dokter

Disfungsi Ereksi Bikin Pria Depresi

Media         :  tribunnews.com  

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  Zoya Amirin - Psikolog Seksual

 

Summary           : 

Masalah disfungsi ereksi yang dialami pria ini tidak jarang menyebabkan depresi dan menyebabkan stres baik pribadi yang mengalami maupun dalam hubungan interpersonal," kata Psikolog Seksual, Zoya Amirin saat peluncuran  website tinggalminta.com di Jakarta, Selasa (17/2/2015). Ia menyebut komunikasi dengan pasangan penting dilakukan dalam pengobatan disfungsi ereksi.

 

http://m.tribunnews.com/kesehatan/2015/02/18/disfungsi-ereksi-bikin-pria-depresi

Sebagian Besar Pria Tak Sadar Alami Disfungsi Ereksi

Media         :  Possore.com  

Edisi           :  17 Februari 2015

Spokesperson  :  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi  dr. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologir. Heru H. Oentoeng - Dokter Spesialis Andrologi

 

Summary           : 

Jika ingin mengetahui apakah pria mengalami disfungsi ereksi, perhatikan saja apakah setiap pagi hari alat kelamin ‘bangun’? Ini biasanya terjadi secara spontan. Bila sesekali tidak ereksi di pagi hari, itu bukan berarti telah terjadi disfungsi ereksi. “Kalau ereksi pagi mulai menurun, sebaiknya segera lakukan evaluasi. Cek kondisi hormonalnya seperti apa karena itu bisa memengaruhi terjadinya disfungsi ereksi,” terang dokter Spesialis Andrologi dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Heru H. Oentoeng M.Repro, Sp.And, FIAS, FECSM saat ditemui usai peluncuran www.tinggalminta.com dan diskusi ‘Disfungsi Ereksi: ‘Hilangkan Malu Bertanya Sesat di Kamar’, di Jakarta, Selasa (172). “Disfungsi ereksi bisa juga menjadi tanda adanya penyakit kronis seperti kanker prostat, tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, jantung, dan obesitas. Penyakit-penyakit inilah yang membuat aliran darah ke alat vital terhambat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi,” paparnya.

 

http://possore.com/2015/02/17/sebagian-besar-pria-tak-sadar-alami-disfungsi-ereksi/

Pfizer Indonesia Kampanye Disfungsi Ereksi

Media         :  Bisnis TV   

Edisi           :  18 Februari 2015

Spokesperson  :  Handoko Santoso - Medical Director Pfizer Indonesia

Durasi          : 2 menit

 

Summary           : 

Perusahaan farmasi, PT Pfizer Indonesia meluncurkan situs tinggalminta.com sebagai bentuk kampanye edukasi mengenai disfungsi ereksi. Melalui website tersebut, Pfizer ingin mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan masalah kesehatan seksual dengan menyediakan solusi informasi yang komprehensif khususnya tentang disfungsi ereksi. Data survei Decision Fuel oleh Pfizer yang dilakukan pada 2013 menunjukkan, 62% responden di Indonesia lebih memilih mencari informasi mengenai DE melalui internet. Medical Director Pfizer Indonesia, Handoko Santoso, mengatakan, “Pfizer berupaya untuk menyediakan sumber informasi yang akurat dan menyeluruh mengenai solusi masalah DE melalui website tinggalminta.com. Melalui website ini kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa disfungsi ereksi merupakan hal yang umum dan bukanlah sesuatu yang tabu untuk dibicarakan. Segala informasi yang ada di website merupakan informasi awal yang dibutuhkan bagi penderita DE sebelum berkonsultasi langsung kepada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

http://tv.bisnis.com/watch/0_pqjxnyui/pfizer-indonesia-kampanye-disfungsi-ereksi

Counter

  • Site Counter:248,217
  • Unique Visitor:47,381
  • Registered Users:7
  • Unregistered Users:0
  • Blocked Users:0
  • Published Nodes:3,115
  • Unpublished Nodes:10
  • Server IP:10.167.161.27
  • Your IP:54.162.166.214
  • Since:15 Mar 2016
  • Visitors:
    • Today:109
    • This week:1,640
    • This month:7,184
    • This year:209,164