You are here

Penyebab

Penyebab dan Gejala

Disfungsi ereksi memiliki simptom yang berbeda. Beberapa pria yang mengidap disfungsi ereksi sulit untuk mencapai ereksi atau mempertahankan ereksinya di saat mereka melakukan hubungan seksual. Beberapa pria lainnya, disfungsi ereksi hanya terjadi sesekali saja. Apabila Anda mengalami disfungsi ereksi, jangan malu atau sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Penyebab disfungsi ereksi

Penyebab utama disfungsi ereksi adalah terhambatnya aliran darah ke penis. Hal ini bisa disebabkan oleh beragam hal seperti kondisi kesehatan, gaya hidup yang tidak sehat, hingga stress berlebihan.

Kanker Prostat

Prostat adalah kelenjar kecil di dekat kandung kemih pria. Posisinya berada di sebelah saraf yang diperlukan agar ereksi terjadi. Untuk pria dengan kanker prostat, operasi pengangkatan prostat dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi membuat jantung bekerja lebih keras. Hal ini memberi tekanan berlebih pada pembuluh darah, yang kemudian dapat menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit. Hal ini dapat menghambat aliran darah ke penis dan menyebabkan disfungsi ereksi. Dalam sebuah penelitian, lebih dari 65% dari pria dengan tekanan darah tinggi juga memiliki disfungsi ereksi. Selain itu, beberapa obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Karena itu pastikan dokter menyadari semua obat yang kita pakai.

Diabetes

Diabetes adalah suatu kondisi di mana ada terlalu banyak glukosa, dalam darah. Seiring waktu, kadar gula darah tinggi dapat merusak saraf dan pembuluh darah, seperti pembuluh darah di daerah penis. Ketika ini terjadi, diabetes dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Dalam sebuah penelitian, hingga 85% dari pria dengan diabetes memiliki beberapa gejala disfungsi ereksi2,3.

Obesitas

Obesitas dapat menimbulkan kerugian yang langsung mempengaruhi untuk kesehatan Anda. Sebagai contoh, obesitas berhubungan erat dengan kondisi medis yang dapat mempengaruhi aliran darah. Dan ketika aliran darah dipengaruhi, hal ini dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi dapat menyumbat arteri Anda. Hal ini memperlambat aliran darah ke penis. Hasilnya? Kualitas ereksi Anda menurun secara signifikan. Dalam sebuah penelitian, kolesterol tinggi meningkatkan risiko pria disfungsi ereksi.

Penyakit Jantung

Penyakit jantung dapat mempengaruhi pembuluh darah, di mana pembuluh darah dapat tersumbat dan menyempit. Hal ini dapat menghentikan darah mengalir ke penis, dan dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Bicarakan dengan dokter Anda untuk memastikan jantung Anda cukup sehat untuk berhubungan seks.

Cedera Tulang Belakang

Cedera tulang belakang dapat mempengaruhi banyak fungsi dalam tubuh. Tidak terkecuali fungsi ereksi. Karena kerusakan saraf, beberapa orang dengan cedera tulang belakang tidak bisa mencapai ereksi. Beberapa orang dapat melakukan ereksi tapi tidak bisa menjaga penisnya tetap keras atau cukup lama untuk berhubungan seks.

Obat

Pada beberapa pria, disfungsi ereksi adalah efek samping dari beberapa obat. Obat-obat ini mungkin termasuk obat yang digunakan untuk mengobati:

  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Depresi

 

References:
1. Burchardt M, et al. Hypertension is associated with erectile dysfunction. 2000; p.1189/col2/par4/line1.
2. American Diabetes Association. Erectile Dysfunction. 2014
3. National Diabetes Information Clearinghouse (NIDC). Diabetes Overview. 2008
Website ini adalah inisiatif dari Pfizer Indonesia untuk orang dewasa dengan umur di atas 21 tahun. Segala informasi yang ada di dalam website ini tidak menggantikan kewajiban Anda untuk konsultasi ke dokter.

Counter

  • Site Counter:248,215
  • Unique Visitor:47,381
  • Registered Users:7
  • Unregistered Users:0
  • Blocked Users:0
  • Published Nodes:3,115
  • Unpublished Nodes:10
  • Server IP:10.167.161.27
  • Your IP:54.162.166.214
  • Since:15 Mar 2016
  • Visitors:
    • Today:107
    • This week:1,638
    • This month:7,182
    • This year:209,162